Flash Blogging bersama KOMINFO

 "Peserta Seminar Bijak Bermedia Sosial yang Diselenggarakan oleh KOMINFO bertempat di FIKOM UNPAD"
Menurut hasil survey Mastel tentang wabah hoax nasional yang terdapat pada laman http://mastel.id/infografis-hasil-survey-mastel-tentang-wabah-hoax-nasional/pada 13 Februari 2017 menyatakan bahwa  92.40 persen hoax bersumber dari media social yakni facebook, twitter, instagram, dll. Oleh karena itu, Bagaimana” adalah hal yang sangat penting untuk dijelaskan terlebih lagi mengenai “bagaimana bijak bermedia sosial”. Dan tampaknya seminar ini menjawab kebutuhan bagi awam yang memang  haus informasi mengenai dunia digital dan bagaimana mengelolanya dengan baik.

sumber gambar :  http://mastel.id/infografis-hasil-survey-mastel-tentang-wabah-hoax-nasional/

Bertempat di Jatinangor, 12 Desember 2017 pukul 10.00 WIB acara dimulai dan dipimpin oleh seroang moderator yang menjabat sebaga Ketua Program studi DIII Hubungan Masyarakat yakni DR. Dian Wardiana Sjuchro, DRS.,M.Sif serta tiga pembicara ahli yakni Drs. Gun Gun Siswadi, M.Si yang menjabat sebagai SAM Bidang Komunikasi & Media Massa. Pembicara ke dua yakni DR. Dadang Rahmat Hidayat ,S.SOS., S.H. M.SI yang menjabat sebagai Dekan FIKOM UNPAd 2017. Dan yang terkahir  yakni Nukman Luthfie sebagaiahli  Risk Management Social Media.
 “Di sini kita menyampaikan pentingan bijak bermedia sosial serta nantinya juga membahas dan  melatih dalam bentuk materi bagaimana menulis blog dyang baik dan benar, sehingga pesan yang bisa tersampaikan denhan baik kepada masyarakat." Jelas Drs. Gun Gun Siswadi, M.Si sebagai SAM Bidang Komunikasi & Media Massa dengan materi bijak bermedia sosial. Menurut Drs. Gun Gun Siswadi, M.Si , Infomasi sudah menjadi komoditas dan  bahwasanya mendapatkan informasipun harus dibeli.
Dilanjutkan dengan pembicara ke dua yakni Dekan Fakultas Ilm Komunikasi Universitas Padjadjaran, DR. Dadang Rahmat Hidayat ,S.SOS., S.H. M.SI,  mengawali  diskusi tersebut dengan penjelasan dari kata bijak . Menurut beliau bijak yakni apa yang sebaik-baiknya kita lakukan dengan media dan  dengan data digital di Indonesia yang  begitu banyaknya. Sehingga terlalu paripurna sebuah data sehingga muncul lah istilah hoax. Hoax secara sederhana yakni data yang tidak valid, tidak pasti yang sengaja disebar sehingga menimbulkan kepanikan dan kehebohan, ataupun merugikan . ” Bahwa apapun informasi haruslah benar, layak dan harus bermanfaat. Karena yang benar saja kadang kita abaikan. Sehingga data  harus lah menangkap dengan detail yang lengkap .” Ungkap Dadang Rahmat Hidayat yang menjabat sebagai Dekan Fikom Unpad 2017.
Tak ketinggalan, Nukman Luthfie sebagai ahli Risk Management Social Media pun mengungkapkan pentingnya penanganan dalam sebuah krisis media sosial. Nukman Luthfie lebih menjelaskan pengalaman dirinya bagaiman menyelesaik krisis yang timbl akibat hoax di media sosial, serta menekankan bahwa sebuah kekuatan digital khususnya media sosial dapat berpengaruh pada disintegrasi bangsa sehingga pentingga bijak bermedia sosial ini dibutuhkan.
Dalam seminar ini, tidak hanya mendatangkan pembicara yang ahli dibidangnya. Akan tetapi juga menyelenggarakan lomba flash blogging bagi peserta seminar yang tentunya pemenang akan medapat apresiasi serta pengalaman dan ilmu yang bermanfaat dalam bagaimana memanfaatkan dan mengelola media sosial di era digital sekarang ini. (Jatinangor, 12 Desember 2017) #bijakbermedsos#flashblogging

Tidak ada komentar:

Posting Komentar